Minggu, 24 Februari 2008

Wacana Prov. Cirebon Mengkristal

CIREBON, (PR).-
Wacana pembentukan Provinsi Cirebon yang digelorakan di wilayah tersebut, semakin mengkristal. Sejumlah langkah strategis dari berbagai kalangan masyarakat telah diwujudkan.

Di antara langkah strategis yang sudah terwujud, yaitu terbentuknya Presidium dan Sekretariat Pembentukan Provinsi Cirebon. Kegiatan pertemuan dan rapat, baik terbuka maupun tertutup sudah dilakukan beberapa kali oleh presidium. Rapat terakhir dilakukan pada Minggu (24/2).

Rapat yang dipimpin Ketua Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon, Drs. H. Nana Sudiana, M.Pd., kemarin, menargetkan Provinsi Cirebon sudah bisa terwujud dalam tiga tahun mendatang.

Menurut Nana, tujuan pemisahan Cirebon dari provinsi induknya, untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Letak geografis Jawa Barat itu terlalu luas sehingga sudah menjadi keharusan untuk dimekarkan. Wacana ini tentu saja tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan," katanya.

Terbentuknya Provinsi Cirebon, kata dia, bakal membuka kesempatan daerah untuk bisa mengatasi berbagai masalah sosial yang dihadapi warganya. Terutama persoalan pengangguran yang mencapai angka mengkhawatirkan, diharapkan bisa cepat diatasi.

Sementara itu, anggota DPD RI P.R.A. Arief Natadiningrat, mendukung langkah sejumlah kalangan yang menginginkan terbentuknya Provinsi Cirebon. Namun, Arief meminta dukungan masyarakat tersebut sebaiknya dituangkan dalam lembaran naskah dukungan formal untuk disampaikan kepada kepala daerah dan DPRD setempat sebagaimana diatur UU No. 23/2006 tentang Pemerintah Daerah. (A-92/C-17)***

Tidak ada komentar: